2.10.07

Belajar Menulis Artikel dan Feature bersama Mas Farid


Tobucil kedatangan tamu yang sudah lama saya idolakan: mas Farid Gaban. Pertama kali kenal mas Farid, lewat kolom Solilokui di harian Republika pada pertengahan th 90-an. Feature-featurenya yang melaporkan kekejaman perang Bosnia, begitu menyentuh dengan bahasa yang sederhana. Sekitar akhir Juli lalu, mas Farid dan teman saya Asep Syaifullah yang sama-sama mendirikan kantor Pena Indonesia itu, tiba-tiba muncul di tobucil. Saat itu saya seperti jumpa fans dengan tokoh idola saya. Dari obrolan bersama itu, tercetus ide untuk membuat pelatihan penulisan artikel dan feature di media massa dengan mas Farid sebagai instrukturnya. Ide itu saya sambut dengan antusias, menyenangkan bisa belajar menulis langsung dari ahlinya.

Ternyata peminatnya lumayan juga. Ada 15 orang yang terdaftar di pelatihan ini: Erick Sulaiman, Andika Budiman, Anggi Dewanggarani, Goestarmono, Tofan Rachmat Zaky, Dixi N. Husna, Arlin Widya Safitri, Mieke Juwono, Basilius Bengoteku, Titi Pudji, Ketut Indriani, Sri Haryati, Ifan Ismail, Nurul Wachdiyyah, Satyo Aji Karyadi.

Tips untuk para pemula dari mas Farid: untuk memulai kebiasaan menulis, tidak usah takut dengan kesalahan tata bahasa, tuliskan apa yang ada dipikiran anda dengan gaya bahasa lisan seperti anda bicara pada orang lain. Lama-lama anda bisa menstrukturkan apa yang ada dalam pikiran anda dan menemukan gaya tulisan anda sendiri. (t)

usai pelatihan semua peserta, panitia juga mas farid berfoto bersama

peserta bisa leluasa bertanya hal-hal yang tak di pahami..

mas farid mendengarkan pendapat dari peserta..

sampai bertemu di pelatihan berikutnya...!

Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin