16.10.07

Pemahaman Baru dari Ketidaktahuan

sedikit cerita dari buka bareng members dan klab origami tobucil



"... pernah, bikin kapal-kapalan waktu kecil"

Demikian ucap Wawa, salah seorang members yang ikut hadir pada acara buka bersama members KONUS, Sabtu (7/10) kemarin. Bertempat di ruang pertemuan members, Jl. Cikutra Baru II No.9 Wawa bersama sekitar dua puluh lima orang members lainnya aktif saling mengeluarkan opini serta pandangannya tentang origami setelah ditantang oleh penyampai materi. Dan setelah mendengar beragam opini serta pandangan tentang origami saat itu, sangat mudah ditebak. Ketika mendengar kata origami maka langsung terbayang suatu aktifitas seperti membuat kapal-kapalan, burung-burungan atau topi perang prajurit Jepang. Pun, terbayang pula kertas dengan warna-warnanya yang mencolok yang harus dibeli di toko buku atau supermarket sebagai medianya. Dan tak sedikit yang memandang origami sebagai aktifitas bagi mereka para murid sekolah yang selalu membawa bekal makanan di tasnya, taman kanak-kanak.

Maka termentahkanlah semua yang diucapkan saat itu ketika teman-teman dari Klab Origami Tobucil mengeluarkan beberapa model origami dengan ragam bentukan yang unik dan tampak nyaman di mata. Ada yang seperti butiran kuncup-kuncup bunga yang mekar yang berderet panjang membentuk spiral dengan komposisi warna yang pas. Atau kubus dengan permukaan yang tidak rata, seperti perpaduan antara dadu dan bola, juga dengan komposisi warna yang menarik. Juga lipatan yang tampak seperti bentukan kristal es dengan ragam warna dan kaya akan sudut-sudut yang indah, serta model yang lebih fungsional yang bisa digunakan sebagai frisbee.

Semua pasang mata yang ada di ruangan itu, sekejap langsung dibuat takjub tak berdaya. Terdecak kagum seakan tak percaya. Sebuah kejutan yang cukup berhasil untuk sejenak melupakan rasa lapar saat itu Apalagi ketika Nia, koordinator Klab Origami Tobucil, berucap bahwa semua model yang dibuat menggunakan kertas bekas majalah, poster dengan tanpa bantuan lem ataupun gunting. Terlebih setelah demo singkat dilakukan Nia sampai terciptanya sebuah kreasi origami dalam beberapa menit, para members seakan semakin terpacu untuk mencobanya. Terciptalah interaksi di sini disertai rasa keakraban yang kental.

Origami merupakan salah satu materi focus interest activity yang sedang coba dikembangkan di program membership KONUS. Kegiatan-kegiatan serupa dengan materi berbeda akan coba diupayakan untuk mengisi setiap pertemuan members, terutama yang sifatnya pertemuan rutin jangka pendek.

Dari apa yang dilihat, dengar dan rasakan saat itu, ada sebuah pengalaman bahkan pemahaman baru dari sesuatu yang sederhana, yang berawal dari suatu ketidaktahuan. Ya, origami yang bukan hanya sekedar seni melipat kertas, ada banyak nilai yang terkandung dari tiap bentukkan dan lipatannya. Dengan segala kandungan kekreatifan, kesabaran, keakraban serta apresiasi terhadap sesuatu yang pada awalnya dinilai tak berguna. Apalagi ketika tahu beberapa kandungan filosofis jika kita coba lihat dari runutan sejarahnya. Fantastic! (ery)

"Menuju keselarasan manusia dengan alam"


Konservasi Alam Nusantara
Jl. Cikutra Baru II No.9
Bandung 40124 Jawa Barat
t/f: +62 22 7200234
email: konusinfo@yahoo.co.id
www.konus.or.id
Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin