3.3.08

Utuh

-Tobucil, Rabu 27 Februari 2008 –

Klab Filsafat

Ada yang bilang, utuh berhubungan dengan “volume”.

Lalu, manusia utuhkah kamu jika tubuhmu tidak lengkap?

“Iya,” kata Kang Faizal, “Karena menurut saya, utuh berhubungan dengan bagaimana kamu mensyukuri diri kamu.”


“Utuh berhubungan dengan pasangan. Laki-laki dan perempuan yang menikah adalah bentuk keutuhan ….”

“Itu, sih bukan utuh, tapi butuh,” seloroh Pak Amrizal.

“Utuh berhubungan dengan menjadi diri sendiri. Saya tidak pernah utuh di depan orang lain, pasti ada topeng yang saya kenakan,” komentar Mbak Winny.

“Utuh tidak terdapat pada diri sendiri, selalu butuh variabel lain,” kata Mas Heru Hikayat.

Tobuciler jadi teringat film I Love Huckabees.

Utuh adalah ini, dan utuh adalah itu.

Sore itu, ketika Mas Ami yang biasa memoderatori kami tidak datang, utuhkah madrasah filsafat? (Sundea)



Pssst .... Madrasah filsafat muncul di Pikiran Rakyat, lho ... buka, deh di sini

Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin