13.4.08

Anggap Saja Rumah Sendiri

-Tobucil, Kamis 10 April 2008-

Klab Melipat Kertas


Selain bertetangga dan keluarga RT, Tobucil juga bertetangga dengan kantor AJI Bandung. Beberapa hari yang lalu, kantor AJI yang baru dirapikan dan dipasangi rak, tampak bersih dan luas. Kebersihan dan keluasan itu mengundang Nia, nahkoda Klab Melipat Kertas, untuk bertamu dan menggunting-gunting pola di sana.

Tobuciler ikut-ikutan bertamu. "Sebenernya pola ini untuk apa, sih?" tanya Tobuciler sambil tidur-tiduran. "Ini pola dodekahedron untuk pameran 'I Hate Architecture' tanggal 21-23 April di Unpar (Universitas Parahyangan-red)," papar Nia. Klab Melipat Kertas menyambangi pameran ini untuk refreshing. Mereka jenuh dengan rencana pameran di Semarang yang tidak jelas-jelas kemajuannya. "Cari kertas buat pameran yang di Semarang susah banget. Butuhnya kan seratus ribu lebih, ukuran A5, tapi maunya sisa brosur yang belakangnya putih polos, soalnya kalo beli mahal," curhat Nia.

Nia dan pola dodekahedronnya semakin merajalela di kantor AJI. Tahu-tahu Mas Agus Rakasiwi, ketua AJI Bandung, muncul. "Eh... ada yang punya rumah," sapa Nia sambil menumpuk pola-pola guntingannya.

Agak sulit menentukan etika bertamu jika Tobucil dan AJI semesra kembar siam. Masalahnya, kebertetanggaan mereka bahkan tak tersekat pintu.

(Sundea)





Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin