Temukan Arsip Tobucil

Loading...

Sunday, May 4, 2008

... Menjadi yang ke Tujuh

-Tobucil, 2 Mei 2008-

“DORRRR !!!” Mbak Elin menarik pelatuk pistol-pistolan yang digenggamnya. Kertas kilau warna-warni berhamburan keluar, menyambut wajah Andika yang kaget dan kebingungan.


“Horeeee …. Selamat, ya ….,” Mbak Elin, Ocha, dan Tobuciler bertepuk tangan meriah. Hari itu penodong tidak meminta, justru memberi. “Kamu pengunjung ke tujuh di hari ulang tahun Tobucil yang ke tujuh, jadi kamu dapet hadiah tujuh items dari Tobucil,” Tobuciler menjelaskan. Saat menerima bingkisan dari kru Tobucil, wajah Andika mendadak cerah.

Hadiah segera dibuka. Ketika melihat Salamatahari, Andika berkata girang, “Untung belum jadi beli …” dia pun tampak bersemangat mendapati notes, kalender, permen loli, Jurnal Apokalips, segulung benang, dan hasta karya origami di dalam kantong gehu khas Tobucil tersebut. “Makasih, ya …” kata Andika sambil mendekap hadiah-hadiahnya.

“Gimana perasaannya, Dik?” tanya Tobuciler.

“Kaget.” Sahut Andika singkat.

“Udah? Itu aja?”

“Iya.”

“Masa Cuma begitu?”

“Iya … kaget …”


Kemudian Andika pulang.

Belakangan ini Andika tampak sering hadir di blog Tobucil. Kedatangan Andika sebagai pengunjung ke tujuh Tobucil tidak sedikitpun mengandung konspirasi dan rekayasa. Percayalah kalau Andika dan Tobucil tampaknya memang berjodoh …

(Sundea)

Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin