12.10.08

Salah Habitat

“I want a life, not survival!”
-Captain B. McRea in “Wall E”-

Seekor kecoak megap-megap di bak mandi Tobucil. Gerakannya tak teratur. Kaki-kaki kurusnya menendang-nendang menolak mati. Sekuat tenaga ia menjaga nafasnya yang satu-satu. Melihat itu, Tobuciler cepat-cepat berlari mengambil kamera, bermaksud memotret kejadian dramatis yang seperti ballet air tersebut. Namun, ketika Tobuciler kembali, Si Kecoak sudah terkapar tak bergerak di dasar bak.

Tidak sampai satu menit, upaya kecoak yang membabi buta dikalahkan oleh air yang seakan tanpa upaya dan tanpa gerak. Bukan salah siapa-siapa. Air hanya menjadi air dan kecoak bukan binatang berinsang. Meski sekuat tenaga berusaha menggenggam nyawa, kecoak tak mampu melawan semesta yang bukan habitatnya.

Sesungguhnya, di detik-detik terakhir kebernyawaannya, Si Kecoak telah kehilangan hidupnya. Survival adalah bagian dari hidup, tapi dia bukan the life itself. Hidup adalah bernafas dengan cukup lega. Hidup adalah memaknai hirupan nafas, lebih jauh daripada bernafas itu sendiri. Hidup itu abadi; karena meski nafasmu sudah selesai, makna yang sempat kamu bagi akan tinggal dan berkembang biak sendiri di nafas-nafas lainnya.

Teman-teman, saat ini apa yang sedang kamu jalani ? Life or survival?

Temukan habitatmu, ambil keputusan, lalu hiduplah !

Salamatahari,

Semoga kami memberi nafasmu makna, seperti kamu memaknakan nafas kami ^_^

Tobuciler




Google Twitter FaceBook

10 comments:

Oby said...

Turut berduka cita dan salut akan semangat hidup kecoa yang menghabiskan sisa nafasnya di bak Tobucil.

Hubby dan Bayi said...

hahahahha

naikan bendera setengah tiang nihh, kalo gitu.

Nandien said...

hmmm,,,kisah kecoa yang mengharukan. dan keseluruhan kisahnya great...inspiring. thanks tobucil untuk semangat di awal hari :)

donlenon said...

mari galakkan naik sepeda, supaya nafas kita bersama lebih bebas dan bermakna..

Luthfi said...

kau berada di tempat yang salah wahai kecoak...
Ayoo basmi kecoakk.

Firman Rissaldi said...

habitat gwe nan jauh di sana,
kapan yah bisa mtasi
plz help me

tobucil said...

Waaah ... ternyata kecoak ini nimbulin macem2 respon. Moga2 arwahnya sadar kalo dia diperatiin ^_^

Mr D J said...

Lhaa memangnya lagi di ajarin berenang tu kecoa ???? kasiman kelelep , lain kali belajarnya di kolam 40 cm2 hehehehehehehehehehe

Mr D J said...

Lhaa memangnya lagi di ajarin berenang tu kecoa ???? kasiman kelelep , lain kali belajarnya di kolam 40 cm2 hehehehehehehehehehe

Mr D J said...

Lhaa memangnya lagi di ajarin berenang tu kecoa ???? kasiman kelelep , lain kali belajarnya di kolam 40 cm2 hehehehehehehehehehe

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin