23.11.08

Efek Darah di Jurnal Tobucil ?

-Tobucil, Senin 17 November 2008-

Klab Nulis

Lho … kok masih ada … ? Klab Nulis Angkatan III buka kelas ekstensi atau remedial, ya …?


Bukan,Teman-teman, bukan. Senin itu, alumnus Klab Nulis Angkatan III berkumpul lagi untuk membahas jurnal kompilasi karya. Karena Ophan sang “ayah” sibuk mempersiapkan pementasan, selaku “paman” yang baik, Wiku koordinator klabs membimbing “keponakan-keponakan”-nya mempersiapkan karya.

“Jadi, nanti, jurnal ini dibagiin ke tiap peserta (Klab Nulis). Kalau bisa, mau dicetak banyak, terus ditaro di Tobucil atau di tempat-tempat kayak Rumah Buku gitu untuk dibaca-baca,” jelas Wiku. “Terus nanti isinya apa ? Cerpen-cerpen kita aja ?” tanya Mbak Fetty. “Kasih profil dan foto-foto kita aja,” usul Rudy. “Masukin kontak jodoh biar rame,” tambah Ivan. “Palingan … nanti jurnal ini ditambahin gambar-gambar. Ada yang bisa bikin ilustrasi ?” tanya Wiku. Kami semua teringat pada Nilam, anggota “Klab Nulis bersaudara” yang mahasiswa magister seni rupa ITB. Sayangnya, hari itu Nilam tidak hadir.

Karya utama yang akan dimuat dalam jurnal, adalah tugas akhir teman-teman Klab Nulis. “Tapi versi yang udah direvisi,” ujar Wiku. “Aduh … asal jangan harus dipotong sampai tujuh halaman aja, bingung,” kata Mbak Fetty yang menulis cerpen sepanjang lima belas halaman. “Kata-katanya aja disingkat-singkat, misalnya, banget jadi bgt …,” saran Rudy ngawur.

Ketika merundingkan kertas yang akan dipakai, Ivan memberi saran, “Jangan pakai kertas HVS, pakai kertas buram aja. Meskipun keliatannya lebih bagus, kertas HVS mantulin cahaya. Kalau kertas buram nyerap cahaya, bacanya lebih nggak capek. ” “Mustinya bukunya kita bikin glow in the dark … terus kalau dipijit di sebelah mananya, gitu, ada efek darahnya …,” Yeeee ..! Lagi-lagi Rudy memberi saran ngawur.

Hmmm … kira-kira seperti apa, ya, jurnal kompilasi teman-teman kita ini nanti ? Betul-betul glow in the dark ? Tambah enak dibaca setelah direvisi ? Seperti apa ilustrasinya ? Kertas bagaimana yang akan dipakai ? Betul-betul mengandung kontak jodoh dan profil-profil narsiskah …?

Jadi penasaran. Mari kita nantikan dengan hati berdebar …

Sundea

Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin