29.3.09

"Alam, Kita Musti Terima"


Sambil menggenggam sapu dan pengki, Mbah, pemilik rumah di sebelah kemungilan Tobucil, tengadah menatap daun-daun yang berguguran. “Alam, kita musti terima,” ungkapnya. Ia lalu menyapu. Menanggap alam yang menyapanya lewat ranggas yang terus dan terus …

Sore itu, Mbah dan alam seperti drama satu babak. Mereka saling merespon dengan dialog berbahasa universal. Ijuk Mbah, yang bergesekan dengan daun dan angin, terdengar liris seperti puisi. Mbah yang tunduk pada sistem alam, sesungguhnya juga menerima tunduk hormat alam lewat daun yang meranggas. Pemandangan dramatis yang tanpa dramatisir itu, tinggal berhari-hari di hati dan kepala Tobuciler. Prolog “Alam, kita musti terima”-nya juga serta. Peristiwa itu berulang seperti sistem yang menyapa Tobuciler setiap Tobuciler bersentuhan dengan semesta, terus dan terus …

Tobuciler lalu belajar memahami, bahwa seharusnya, sistem bukan pengekang. Saat ia mulai mencekik, coba telaah. Mungkin ia justru sedang melawan sistem besar yang menjadi pusat segala sistem.

Alam adalah sistem paling bijak yang mengatur sendiri kebijaksanaannya.
Secara alami.

Inilah blog Tobucil edisi “Alam, kita musti terima”.

Salamatahari,
Semogaselaluhangat dan cerah,
Tobuciler



Google Twitter FaceBook

12 comments:

plainami said...

baca postingan ini inget Beppo tukangsapujalan di buku Momo :)

ReGiE said...

benar-benar tak lekang oleh waktu,,hehehhehe

tobucil said...

Wah ... iya, ya ... ?

Thank's, ya ...

nandien said...

hmmmppppp....jadi ingin jalan2 ke tempat2 yang alami. bosen liat gedung2 tinggi mlulu,,,hehehe.

semogahariiniindah ^_^

tobucil said...

Nandien, main, deh, ke Tobucil ... hehehe ...

agito-chan said...

ag iri ma tobucil... kok bisa merangkai kata" spt itu...


ag gak p'nah meratiin sekitar yax yg dilakuin tobu-chan (blh panggil 'tobu-chan' gak??)

jadi m'bangkitkan inspirasi!!

semangat!!!

makacih ya udah ngazh tw postingannya...

Tedy said...

Keren ah . . .
kata katanya bkn g bosen bacanya. . .

vbi_djenggotten said...

wah...beranjak serius niy...

Lynn said...

tobucil melihat sesuatu dengan cara yang berbeda yah, dengan cara yang mungkin belom pernah gue pikirkan sblmnya.

nice inspiration!

tobucil said...

@ Nandien : Yuuukk ... ajak2 kita2 di Tobucil, yaaa ...

@Agito : Bebas, Git, kita seneng, kok, dipanggil Tobu-chan, kesannya panggilan akrab ... hehehe ...

Sama2, kita seneng kalo bisa ngasih inspirasi ^_^ v

@Tedy, Vbj Djenggoten, Lynn :
Makasih, ya ... yang jadi inspirasi Tobucil justru dukungan kalian yg nggak pernah putus ^_^

agito-chan said...

Tobucil dapet award,,,

diambil yah..

oh iya ag ganti domain,,, bisa diliat di shoutbox...

Anonymous said...

If diamonds are a girl’s best friend then jewelry sabo schmuck
is her soul sister! Jewelry is such a powerful accessory thomas sabo charm
that many choose one fabulous piece and thomas sabo onlineshop
build an outfit around it. thomas sabo glaube liebe hoffnung
You can ruin a perfectly great outfit by wearing thomas sabo online shop deutschland
the wrong jewelry.Before we get into what and how to where jewelry thomas sabo armbänder
there are some no-nos that you should be aware of. schmuck thomas sabo
Relax – these are too tough to follow!Don’t overdo it with thomas sabo shop
jewelry. Keep it simple. Wear no more than one big piece schmuck thomas sabo ketten
such as earrings or necklace.Don’t wear an ankle bracelet thomas sabo ohrschmuck
or toe ring with a dressy outfit.

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin