29.11.09

Tentang Penutupan Blog oleh Depkominfo

Apa pendapat kamu tentang: surat dari Menkominfo No 598/M.Kominfo/ 11/2009 tertanggal 19 Nov 2009, yang kepada Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk menutup sebuah blog di layanan Blogger yang menghina agama tertentu. Beritanya ada di sini: http://teknologi.vivanews.com/news/read/108048-isp_harus_tera...pk

Grace Dwitiya Amianti 
Halo Tobucil, ini pendapat saya, thanks:

Lama-lama kita bisa balik lagi ke jaman Orde Baru, dimana kita harus melakukan swa-sensor sebelum mengemukakan pendapat karena takut diciduk atau diculik. Bapak Tifatul Sembiring itu dikhawatirkan seperti Harmoko jenis baru. Tapi kasus ini memang pure stupidity karena membunuh tikus dengan cara membakar seluruh gudangnya. Pokoknya Blogspot harus balik, gimana pun caranya!



mnrt gw klo emg mhina SARA lbh baik diblok. tp ya jgn ngelakuin kslhan yg ngerugiin bnyk pihak yg ga ada sangkut pautnya. itu kan bodoh dan rasanya blogger jadi ga respek sama keputusan pemerintah



Sebetulnya tanpa surat dari Depkominfo itu, secara pribadi kita sebagai pengguna internet dan mungkin juga sempat mampir ke blog yang dimaksud sudah bisa menilai apakah blog tersebut layak untuk biarkan tetap eksis atau dilaporkan ke pihak blogger.com untuk ditutup dengan alasan SARA.

Sama halnya dengan kasus adanya blog yang konon dimiliki seorang dari negeri jiran dan melakukan penghinaan terhadap NKRI, saat itu pengunjung yang datang kesana tinggal klik flag sebagai notifikasi/pemberitahuan kepada provider blog tersebut untuk menindaklanjuti blog tersebut sesuai dengan T & C yang mereka miliki.

Nah, kembali ke surat dari Depkominfo, tanpa surat itu pun reader semestinya sudah harus peka dengan efek yang disebabkan/akibatkan oleh artikel yang diposting disana.

mnrt gw klo emg mhina SARA lbh baik diblok. tp ya jgn ngelakuin kslhan yg ngerugiin bnyk pihak yg ga ada sangkut pautnya. itu kan bodoh dan rasanya blogger jadi ga respek sama keputusan pemerintah


Apa sudah lihat isinya? sangat tidak terpuji...maka untuk kasus seperti ini memang selayaknya ditutup...untuk para pemakai blog agar tidak memuat sesuatu yang tidak terpuji..belum tentu yang dihina itu jelek...tapi perbuatan menghina itu pasi tidak baik..iya toooo...



"menangkap tikus yg masuk hutan dengan membakar hutan"



Prayoga Akhmad Fajar November 23 at 8:47pm Report
Yang jadi poinnya apa toh? Kalo yang aku tangkap di berita tersebut adalah terkait dengan mekanisme ISP dalam memblokir situs/blog yang mengancam keresahan masyarakat. Mengenai apa yang dilakukan pemerintah dengan mengeluarkan surat menteri, aku pikir tak masalah toh? Saya yakin kalo mr. Moderator jd menkominfo jg seharusnya melakukan hal yang sama terkait dengan sesuatu yang mengakibatkan keresahan di akar bawah. Saya pikir negara barat pun jg akan melakukan hal yg sama, karena hal spt ini terkait dengan stabilitas negara. Piye tho mr. moderator?


Fenita Elina November 23 at 9:04pm Report
Menurut gw gk penting lagi sikap kayak gitu.
Masyarakat harus diajar dewasa. Bukan dengan cara larang sini larang situ. Kalau memang iman seseorang yg gk kuat, yh imannya yg harus diperkuat dengan cara lebih banyak lagi belajar agama nya. (IMHO)

Michael Dennis Mendelson November 23 at 9:16pm
Saya kira Depkominfo menutup blok secara sepihak saja. Mengapa? Karena masih ada blog yang memuat kata2 hina terhadap golongan agama lain. Tetapi beliau hanya menutup blog yang menghina satu agama saja, bukan yang lain. Saya rasa sah2 saja menutup blok yang memuat SARA, tapi jangan cuma yang itu saja. Lihatlah, masih banyak sekali website2 yang sangat radikal yang tidak hanya mengeluarkan wacana yang SARA, tapi bahkan mengandung sebuah ideologi yang membahayakan golongan lain juga. Tapi toh tidak kunjung di blok juga.

Kemudian, saya kira tidak hanya website saja yang harus diblok atau ditiadakan. Di luar sana masih banyak buku2 atau mungkin DVD yang sama buruknya dengan blog yang disebutkan. Yang seperti itu juga justru harus diwaspadai.

Saran saya, memblokir website yang mengandung SARA adalah hal yang sah2 saja. Tetapi mohon diperhatikan juga bahwa masih ada media yang lain yang sama jeleknya dengan blog tersebut. Dan jangan hanya memperhatikan satu golongan saja. Trims



 Reski Okky November 23 at 10:08pm
saya prihatin, sudah bertahun2 negara ini tercipta (tanpa persetujuan saya tentunya) namun untuk masalah sepele sering tidak maksimal dalam penyelesaiannya, menutup sebuah blog adalah hak institusi terkait jika membahayakan kerukunan umat, menyimak masalah terkait, tapi dengan menutup seluruh jaringan blog adalah kesalahan tak perlu yang telah dilakukan, hmmm ya gitu deh :)



 Rahmat Hidayat November 23 at 11:54pm
aneh. jika ditutup apakah depkominfo akan melakukan hal2 yang sama untuk blog2 yang menyudutkan kristen/hindu/budha/agama2 lain? atas alasan apa? karena permintaan umat islam? kapan diminta? umat islam yang mana?
inilah yang terjadi jika suatu departemen dipimpin oleh orang partai islam konservatif. departemen hanya menjadi corong partai belaka... jika ditanya pasti akan berdalih tengah melakukan dakwah mencegah kemungkaran.



 Huyogo Gabriel Yohanes Simbolon November 24 at 12:34am
Saya kira penghinaan yang dimaksud harus diperjelas oleh pembuat surat keputusan tersebut, sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi. Jangankan blog, grup-grup di facebook saja misalnya, tidak sedikit terdapat "seruan-seruan" yang isinya bisa jadi penghinaan. Atau kalau mau iseng mencari, banyak juga tuh status yang labelnya bisa kategori penghinaan. Apa jejaring facebook juga mau ditutup aksesnya?
Terbukalah..!



Aki Saranghee Boemi November 24 at 8:04am
saya setuju bahwa tindakan penghinaan, apalagi terhadap sebuah agama merupakan kejahatan moral serius!!!! yang memang harus dihukum semestinya. dalam hal ini tentu saja, penonaktifan salah satu blog yang memuat, konten yang ga semestinya...

tapi, bukan berarti, dengan seenaknya juga bisa memblokir satu provider, yang didalamnya banyak kepentingan orang. entah tidak tepat sasaran, atau ada unsur kelalaian. yang jelas banyak orang yang dirugikan dengan penonaktifan provider blog ini.

Perdana Alamsyah November 24 at 8:38am
Hak setiap orang untuk mengekspresikan pendapatnya adalah hak yang sangat prinsip dalam suatu masyarakat demokratik. Hak untuk mendapatkan dan memilih apa saja informasi yang bermanfaat bagi dirinya, secara prinsip juga merupakan hak yang dimiliki setiap individu dalam suatu masyarakat demokratik. Kalau kita tidak suka atau tidak setuju dengan pendapat tertentu, seperti halnya isi blog yang dipermasalahkan itu, maka kita bisa jawab, bisa nyatakan ketidaksukaan atau ketidaksetujuan kita, atau kita bisa memilih untuk tidak baca blog tersebut. Meski demikian TIDAK BOLEH ada 'superbody' dalam bentuk apapun yang memiliki kekuasaan untuk memberangus hak-hak yang prinsip dalam masyarakat yang demokratik.

Aas Megasari November 24 at 9:46am Report
pastinya penutup blog yang tidak etis, rasis atau blogblog kampuingan lainnya sangat-sangat sangat setuju...tapi tentunya harus tepat sasaran, efesien dan berikan sangsi...




Fietri Yulia November 24 at 12:23pm
Ehm,ISP nya kok sakit jiwa,blokir aja ga becus.




Eko Priyoko Kahono November 24 at 5:39pm
salahnya orang, apa salahnya kambing?
semua mua mau dikontrol...
semua mua mau dijadikan robot....
semua mua mau dikambinghitamkan...
semua mua mau makan kambing....
sebentar lagi idul adha...
coba siapa lagi yang berani menghina umat islam....?

wah....
waduh...
masak jadi umat kok gampang marah...
semakin dihina, semakin berarti lah dia...
semakin tinggi, bukankah pohon akan menerima terjangan angin yang lebih hebat pula...?

wah...
waduh...

Negara yang maunya luar biasa,
malah menjadi negara yang terlalu nggaya... sok...
adi kuasa, padahal tidak mampu berdiri sehat,... sok...
adi gung, padahal memberi makan seluruh rakyatnya saja megap megap,... sok...
adi guna, padahal yang dilakukan cuma bicara dan mengelap liur dipinggir bibir... sok...

bikin biasa biasa saja lah...
semua pasti ada akhirnya...
semakin lama...
semakin bosan saya ....

sudah ya...
terimakasih...

salam...


Muhammad Meisa November 24 at 11:33pm
menurut saya: sejauh blog itu membuat resah dan panas masyarakat pengguna jasa layanan internet yah sebaiknya ditutup sajah, tapi saya juga sadar bahwa itu adalah kebebasan berpendapat tapi harus dengan tanggung jawab yang penuh bukan hanya asal menghina tapi dengan alasan yang dangkal. ditutup lebih bijak daripada dibuka malah jadi polemik. :D


 Chusniah Puspawardani November 25 at 5:50am Report
wah, kasian para blogwan blogwati...

tindakan Menkominfo sendiri sudah baik, yakni menyuruh Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia APJII menutup situs yang mengandung SARA tersebut, ini hanya masalah kurangnya penjelaslan APJJI kepada ISP (penyedia layanan internet), sehingga ISP malah menutup Seluruh blog yang memiliki domain .blogspot.com

semoga masalah ini cepat selesai, agar tidak lama-lama orang2 yang tidak seharusnya terugikan malah terugikan. ^_____^



Heru Hikayat November 26 at 12:02pm
Bukankah di ruang publik semuanya terhampar--suatu jukstaposisi dari berbagai-bagai hal--dan dengannya tiap2 orang dituntut kemandirian dalam menentukan pilihan? Bukankah suatu debat terbuka akan lebih menguatkan pribadi-pribadi?


Rival Ardiles November 28 at 1:44pm
Jika ada blog yg menghina agama tertentu memang harus ditutup, karena bisa menimbulkan perpecahan

Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin