6.12.09

Harap-harap Cemas Duo Syarif - Fauzi




Setelah mengalami kegugupan menjadi moderator pertemuan madrasah falsafah, Syarif Maulana mengalami kegugupan kedua, karena setelah pertemuan madfal, dia harus menjalani 'audisi' sebagai pengisi acara resepsi pernikahan R.E. Hartanto. Tak tanggung-tanggung, Fauzi Wiriadisastra, seorang komposer hebat, digaet Syarif demi lolos seleksi audisi dengan peserta tunggal, yaitu Syarif sendiri :D.

Fauzi yang jago memainkan flute, pada malam itu, berduet untuk pertama kalinya dengan Syarif. "Jadi kamu sama Fauzi, belum pernah maen bareng sebelumnya?" miss t yang bertugas mencari bakat untuk pengisi acara pernikahan sahabatnya itu terheran-heran. "Belum, ini pertama kali, jadi sori aja kalo Fauzinya rada gugup," bela Syarif sambil cengar-cengir.

Tanpa ba-bi-bu lagi, duo Syarif dan Fauzi langsung memulainya dengan membawakan lagu Girl from Ipanema. Malam itu suasana sangat meriah, teman-teman peserta Madrasah Falsafah setia di tempatnya masing-masing karena ingin mendengarkan duo Syarif dan Fauzi. Kebetulan hari itu Desyanti juga berulang tahun dan Syarif Maulana sendiri juga berulang tahun beberapa hari sebelumnya. Dengan ditemani gorengan dari jalan Cendana, suasana malam itu terasa hangat dan guyub.

"Mba, gimana?"
"Lagi, bawain yang klasik dong.." miss t meneruskan permintaan sahabatnya itu 'kalo bisa yang klasik gitu biar tidak mengurangi kebangsawananku..(waee)' kata-kata sahabatnya selalu diingatnya, terutama dalam proses audisi ini. Syarif pun menurut, membawakan komposisi klasik yang penulis tidak tau judulnya.

Lima nomer lagu dibawakan secara dadakan oleh duo Syarif dan Fauzi dan penonton nampak ingin lagi dan lagi. Dengan berat hati keinginan penonton tidak dapet dipenuhi karena Fauzi harus pergi.
"Pokoknya, gampang lah kalau pengen tambahan alat musik yang lain, tinggal sebut aja, mau cello, biola, piano, harpa, saya bisa sediain.." kata Fauzi berpromosi. Setelah Fauzi pergi, Syarif buru-buru mendekati miss t.
"Jadi gimana nih mba, kira-kira kepake ga ya sama mas Tanto?"wajah Syarif begitu penuh harap.
"Ya tunggu aja. Nanti aku kabari.. hehehe.. solat duha aja.. kalo rejeki ga kemana.." miss t mencoba menenangkan. Syarif mengangguk-angguk sedikit tenang. Tapi tak lama kemudian wajahnya kembali cemas.."Duh mas Tanto mau ga ya..?"  [vitarlenology]

p.s. Selamat ulang tahun Echi dan Syarif, terima kasih gorengan cendananya... :)
Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin