Monday, February 1, 2010

Belajar Membuat Karakter Dalam Komik


Hari itu, Jumat itu, Tobuciler datang untuk meliput Klab Komik. Klab yang seyogianya pukul empat, memang didatangi pukul empat, yakni Azisa dan seorang temannya. Tapi itu bukan pertanda Klab Komik dimulai, karena ternyata, mereka mesti menantikan beberapa orang lagi, termasuk Okky yang senantiasa banyak berbagi soal ilmu berkomiknya. Klab Komik akhirnya dimulai, sekitar pukul lima. Dimulai resmi, setelah sebelumnya sudah banyak orang berkumpul, namun mereka memilih untuk menggambar sendiri-sendiri, dengan diiringi jepretan kamera Tobuciler dan Kang Bebeng yang waktu itu juga hadir.

 Setelah dibuka resmi, Okky mengumumkan bahwa Klab Komik hari ini adalah soal pembuatan karakter. Pembuatan karakter, Okky selalu menekankan pentingnya wawasan. Jadi komikus mesti tahu banyak hal diluar komik itu sendiri, untuk memahami karakter apa yang dibuatnya. Azisa menambahkan, “Kalo secara psikologis, si karakter ini harus relatable terhadap age-rangenya. Entah itu di gaya ngomongnya atau masalah yang direpresentasikan sama karakternya.”Makanya kalo tokoh film remaja teh asa ada stereotip umumnya pisan kan, soalnya masing-masing representasi masalah remaja. Ada yang pembuktian diri, ada yang dia gak dimengerti sapa-sapa, dan lain-lain,” lanjut Azisa.

Lalu ada pertanyaan, bagaimana soal fisik? Fisik, dalam kumpul-kumpul itu akhirnya disampaikan, bahwa fisik juga terkait dengan age-rangenya. Anak kecil misalnya, ia mesti mendapati karakter yang lebih memorable seperti fisik Spongebob, Doraemon, dan sebagainya. Akhirnya, dibahas soal bagaimana mengembangkan karakter. Kata Azisa, agar mudah diingat, boleh menambahkan fitur-fitur tertentu, seperti rambut jabrik, atau membawa centong nasi besar. Dan agar lebih menarik, diberi latar belakang cerita, mengapa mereka semua mendapatkanberkahtersebut. Klab Komik akhirnya ditutup sekitar pukul tujuh, dengan ritual intinya: menggambar bersama.[Syarif Maulana]

Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin