22.3.10

10 Hal yang Dapat Dipelajari Dari Digital Detox Week

Tulisan ini dari pengalaman salah satu Iain Tait, salah satu partisipan Digital Detox Week yang diselenggarakan Adbusters tahun lalu. Iain, membagi hasil pembelajaran yang ia peroleh di blognya. Berikut adalah 10 hal penting yang dapat menjadi perenungan teman-teman yang akan atau sedang memulai Digital Detox.

1. Berkomunikasi kembali melalui telepon, terasa jauh lebih baik. Mendengar suara lawan bicara secara langusng atau beradu pendapat lewat telepon jauh lebih terasa menakutkan daripada menuliskannya lewat email atau yahoo messanger. Namun, berkomunikasi secara langsung melalui telepon juga dapat mengurangi kesalah pahaman dan memberikan kepastian dalam berkomunikasi. Jadi cobalah mulai membiasakannya kembali.

2. Email dapat menunggu. Terpaku di depan komputer dan me-refresh inbox dengan harapan tidak ingin ketinggalan email-email yang baru masuk, membuat kita mengkonsumsi lebih banyak waktu percuma. Satu hal yang jangan dilupakan bahwa email-email itu bisa menunggu, tanpa harus kita refresh terus menurus untuk menunggu email2 yang baru masuk. Mengeceknya hanya pagi dan malam hari, tidak akan mengurangi perhatian kita untuk membalas email-email tersebut.

3. Ipod sepanjang waktu. Selain bisa mengganggu pendengaran, mengisolasi diri dengan ipod, membombardir pendengaran kita dengan lagu-lagu yang kita kira bisa menghibur selalu, justru tanpa sadar menjauhkan diri kita dengan realitas hidup sehari-hari. Menjauhkan kedekatan kita dengan suara-suara di sekeliling kita.

4. Tulisan Tangan Vs. Pixel. Mencatat dengan tangan, ternyata mampu memaksa otak untuk menyelesaikan masalah secara berbeda. Ide-ide yang tertuang melalui tulisan tangan bisa jauh lebih intens daripada menggunakan komputer.

5. Menunggu waktu tidur tiba, antara berada di depan layar atau mematikannya. Dari pengalaman, membaca buku sebelum tidur lebih mudah membuat tubuh kita mengirimkan sinyal ketika lelah dan mengantuk. Mata terasa berat, tulisan di buku menjadi kabur dan akhirnya kita jatuh tertidur. Sementara jika kita berharap menghabiskan waktu sambil menunggu waktu tidur tiba di depan komputer, mata kita dan otak kita akan terus menerus di paksa bekerja. Kepekaan tubuh untuk menerima sinyal kelelahan dan rasa mengantuk menjadi berkurang. Hal ini yang banyak menyebabkan gangguan waktu tidur bagi para pencandu internet.

6. Jejaring/web memecah perhatian kita akan banyak hal. Ketika kita membuka satu web, sebelum selesai membacanya dan memahaminya, kita akan dengan mudah masuk ke web yang lain dengan kemudahan hyper link begitu seterusnya. Sehingga banyak hal menjadi tidak utuh kita baca dan kita pahami. Sementara ketika membaca sebuah buku, saat kita tidak mengerti satu bagian, kita akan membuat catatan atau kembali ke halaman sebelumnya membaca kembali  berulang-ulang sampai kita paham apa yang dimaksud oleh tulisan itu.

7. Komputer menciptakan keluasan bukan fokus. Jangan berharap dengan menghabiskan waktu lebih banyak terhubung dengan internet, kita bisa belajar untuk fokus yang terjadi malah sebaliknya. Banyak distraksi dan perhatian kita cenderung melebar kemana-mana.

8. Ketika jauh dari Internet, kita merasa tidak terhubung  dengan orang lain, padahal kenyataannya kita hanya tidak terhubung pada sebuah benda. Apakah hidup kita tiba-tiba berubah secara drastis ketika kita tidak terhubung dengan internet? apakah dunia kita akan hancur hanya karena kita tidak membuka email atau facebook sehari atau seminggu saja? Ternyata tanpa terus menerus terhubung dengan internetpun, dunia yang kita alami baik-baik saja. Hidup masih berjalan apa adanya dan banyak kesenangan yang bisa dinikmati tanpa bersentuhan dengan internet.

9. Tidak benar, jika tanpa komputer kita merasa menjadi tidak kreatif. Tanpa sadar kita adalah korban dari 'komputer dan internet sebagai pusat hidup kita'. Semua kreativitas kita menjadi sangat digital karena kemudahan-kemudahan yang ditawarkan. Membangun kreativitas analog, menggembangkan kemampuan tangan untuk kreativitas kita, sama artinya dengan memberi porsi yang lebih adil pada bagian dari tubuh kita yang lain untuk berkembang.

10. Komputer adalah alat yang sangat mudah bagi kita untuk bersembunyi dari kenyataan. Duduk di depan layar dan masuk kedalam dunia yang sama sekali berbeda melupakan banyak persoalan di dunia nyata, bisa dengan mudah dilakukan lewat komputer, tapi apakah itu akan membantu kita menyelesaikan persoalan nyata dalam hidup kita sehari-hari?
Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin