5.12.10

RIP: Sidang Klab Nulis

Kamis, 2 Desember 2010

Jika ingat dahulu, jaman dahulu ketika Klab Nulis sedang jaya-jayanya melahirkan aktivitas menulis yang sangat mengasyikan, maka bolehlah prihatin dengan kondisi dan situasinya saat ini. Klab Nulis yang setiap tahunnya melahirkan dua hingga tiga angkatan menulis, adalah mereka yang mempunyai tradisi sidang karya di akhir materinya. Sidang karya adalah seperti sidang skripsi atau tugas akhir kuliah, demikian Sophan Ajie, tutornya, menggambarkan. Ada dua atau tiga "dosen", dimana mereka berhadapan dengan satu "mahasiswa" yang sedang dimintai pertanggungjawabannya tentang apa yang ia tuliskan. Cerpen atau novel adalah objek pengujian sidang karya ini. Di akhir pengujian, para peserta Klab Nulis ditunjuk siapa yang menyandang gelar Cerpen Terbaik berdasarkan hasil karyanya dan pertanggungjawaban di sidang karya.

Tradisi tersebut rupanya tidak akan ditemui pada Klab Nulis angkatan XI ini. Hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor, menurut Sophan Ajie. Pertama, kehadiran peserta yang fluktuatif. Kadang banyak, kadang sedikit, bahkan belakangan sering absen sama sekali. Hal tersebut menyebabkan sidang mustahil diselenggarakan. Karena syarat sidang karya yang baik adalah kehadiran yang konsisten. Dengan kehadiran yang konsisten, penguji dan pembimbing bisa mengetahui tahapan-tahapan dari proses kreatif si penulis. Faktor kedua adalah cuaca, belakangan Bandung sering diguyur hujan yang menyebabkan banyak kegiatan urung dilaksanakan. Hal tersebut sebetulnya jadi terkait dengan alasan pertama, banyak ketidakhadiran yang disebabkan oleh hari hujan. Alasan ketiga, adalah antusiasme yang sepertinya kurang menggelegak ketimbang edisi Klab Nulis sebelumnya. Kurangnya semangat ini adalah faktor utama mengapa Sophan Ajie memilih untuk tidak menyelenggarakan sidang karya.
 
Meski demikian, Sophan Ajie tetap mengusahakan penutupan yang manis untuk murid angkatannya. Ia akan menyelenggarakan diskusi pada tanggal 10 Desember di Tobucil tentang karya fiksi. Semua peserta wajib datang karena inilah hari pamungkas Klab Nulis sebelum sertifikat nantinya dibagikan. Oia, diskusi 10 Desember terbuka untuk umum. Datang dan kunjungi seolah-olah kau sangat membutuhkan ilmu tentang menulis. 

Contoh suasana Klab Nulis yang tengah antusias









Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin