27.6.11

Filsafat untuk Pemula: Masa Patristik

Selasa, 21 Juni 2011

Filsafat untuk Pemula dengan tema Abad Pertengahan hari itu memasuki subtema masa patristik. Apakah gerangan masa patristik itu? yakni masa dimana ajaran Yesus yang dimulai sekitar nol masehi sudah selesai diajarkan oleh kedua belas muridnya. Masa patristik ditandai dengan berakhirnya masa apostolik atau meninggalnya Yohanes, murid terakhir Yesus. Masa ini berlangsung pada sekitar abad ke-2 hingga abad ke-5. 

Pada masa itu, kredo-kredo Kekristenan dirumuskan. Konon disitu juga "agama Kristen" mulai dilembagakan dan dipasangi aturan-aturan. Tokoh-tokohnya antara lain Yustinus Martir, Gregorius dari Nissa, Cyril dari Aleksandria dan Agustinus dari Hippo. Proyek filosofis yang mereka bawa pada masa itu adalah hubungan Kristen dan Yahudi, penyempurnaan Kitab Perjanjian Baru, apologetik (pembelaan dan penjelasan tentang Kristianitas) serta pembuatan doktrin-doktrin demi konsistensi keimanan. Tantangan terbesar Kristen pada masa patristik adalah bagaimana mendamaikan ataupun mampu membeli diri dari filsafat Yunani yang waktu itu masih mendominasi.

Pembahasan menjadi meluas pada bagaimana agama sesungguhnya dalam perjalanannya mustahil lepas dari campur tangan manusia. Pun jika mau dengan vulgar dituduh sebagai punya hubungan dengan penguasa. Kekuasaan apa pun yang sedang langgeng masa itu, agama adalah alat ampuh untuk menyokongnya. Misalnya, konon salah satu pemicu Kristen bisa berkembang cepat adalah Kaisar Romawi, Konstantin, memeluk agama Kristen dan menjadikannya agama resmi negara. Sebelumnya Kristen kerap inferior di bawah agama-agama pagan. Lalu Rudi, salah seorang peserta kelas itu memaparkan, "Demikian halnya dengan Al-Hallaj, seorang sufi yang dihukum mati justru setelah berganti penguasa." 

Artinya, filsafat dan agama keduanya sering punya hubungan seperti Indonesia-Australia. Kadang mesra kadang panas. Dalam masa patristik, filsafat menjadi jalan untuk melanggengkan agama. Dan agama kemudian menjadi jalan untuk melanggengkan kekuasaan.

Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin