5.10.11

Undangan Diskusi: Revolusi 2.0: Internet dan Gerakan Sosial di Berbagai Negara



Munculnya gerakan kolektif warga di berbagai negara yang mampu menumbangkakn rezim berkuasa telah menjadi perhatian banyak kalangan. Perhatian setidaknya ditujukan pada dua hal. Pertama, pada revolusinya itu sendiri; bagaimana pemimpin-pemimpin otoriter yang telah berkuasa selama puluhan tahun di beberapa negara akhirnya ditumbangkan oleh gerakan warga yang berlangsung secara berantai dari satu negara ke negara lain. Perhatian lain ditujukan kepada proses terjadinya revolusi, dengan cara dan alat apa revolusi itu pecah. Tentang hal ini, di antara yang menarik perhatian adalah digunakannya internet—termasuk media sosial seperti twitter, facebook, dan blog—dalam berlangsungnya gerakan revolusi.

Terkait penggunaan internet itu, di Indonesia, gerakan kolektif seperti dukungan terhadap KPK (dalam kasus “Cicak vs Buaya”), juga gerakan koin untuk Prita, dan beberapa kasus lainnya, yang di antaranya digalang melalui internet, dalam tempo singkat mampu mengumpulkan orang secara virtual untuk bersuara dan berkontribusi dalam isu-isu yang diangkat itu.  
Gerakan-gerakan masyarakat, baik yang terjadi di dunia internasional, maupun di Indonesia, yang melibatkan penggunaan internet di dalamnya, sepintas memang bisa mengarah ke kesimpulan bahwa internet memiliki peran amat penting dalam kemunculan dan bergulirnya gerakan-gerakan itu. Meski begitu, sebetulnya masih sulit untuk menemukan suatu kajian mendalam mengenai perkara ini; seberapa besar sebenarnya peran internet dalam mendorong munculnya gerakan-gerakan sosial untuk terjadinya perubahan di suatu negara.

Untuk mendapatkan pemahaman lebih jauh mengenai fenomena gerakan sosial yang mendorong terjadinya revolusi di berbagai negara, serta gerakan-gerakan kolektif yang terjadi di Indonesia, dan hubungannya dengan penggunaan internet dalam gerakan-gerakan itu, AKATIGA Pusat Analisis Sosial bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandung dan TOBUCIL, akan menyelenggarakan diskusi dengan tajuk Revolusi 2.0: Internet dan Gerakan Sosial di Berbagai Negara.

Tujuan diskusi ini adalah memahami secara utuh gerakan-gerakan sosial yang mendorong terjadinya perubahan (revolusi) di berbagai negara yang terjadi baru-baru ini; bagaimana konteks sejarah, politik, ekonomi, dan lainnya; memberi pemahaman tentang bagaimana dan seberapa besar peran internet dalam mendorong terjadinya gerakan-gerakan kolektif di berbagai negara; mengetahui peluang kongkrit internet dalam kelangsungan gerakan sosial, terutama di Indonesia.

Pembicara dan Moderator
Pembicara dalam diskusi ini adalah Merlyna Lim. Beliau adalah  anggota The Consortium of Science, Policy and Outcomes and the School of Social Transformation - Justice and Social Inquiry Program  at Arizona State University. Selama beberapa tahun Merlyna Lim telah melakukan studi mengenai hubungan dan peranan internet dalam masyarakat di berbagai negara, termasuk Timur Tengah dan Indonesia.

Moderator diskusi ini adalah Indra Hikmawan. Beliau adalah alumni S-2 Hubungan Internasional Australian National University yang kini mengajar di Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran dengan fokus keahlian Komunikasi Media Global, Timur Tengah, Politik Islam, dan Punk Rock.

Waktu dan Tempat
Selasa, 11 Oktober 2011, Jam 9.30 – 12.00 dilaksanakan di Ruang Pertemuan AKATIGA Jalan Tubagus Ismail II No 2 Bandung. Telepon 022-2502302.

Terbuka untuk umum dan Gratis.



Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin