15.1.12

Terima Kasih, Madfal!

Rabu, 11 Januari 2012

Madrasah Falsafah sore itu cukup seru. Tema yang diangkat adalah stand-up tragedy cetusan Lioni Beatrik. Pembahasan ini tidak lepas dari acara yang diadakan oleh Lioni sendiri di kafe Beat n Bite beberapa minggu sebelumnya dengan judul yang sama. Acara stand up tragedy tersebut persis kebalikan dari stand-up comedy yang cukup populer di Indonesia belakangan. Dari judulnya sudah kelihatan, stand-up comedy menampilkan orang melawak di atas panggung, stand-up tragedy menampilkan orang yang berkeluh kesah soal keburukan yang menimpa hidupnya.

Sayang sekali obrolan hangat yang berlangsung sekitar dua jam tersebut ternyata menjadi pertemuan terakhir Madfal. Madfal yang dicetuskan oleh Rosihan Fahmi dan Bambang Q-Anees pada tahun 2007 itu mengalami reformasi. Reformasi itu dilakukan sebagai bentuk penyegaran, sekaligus mengembalikan cita-cita Madfal ke awal mula pendiriannya: "Semua orang adalah filsuf". Adapun reformasi itu juga untuk menyinkronkan pertemuan semacam itu dengan Kelas Filsafat untuk Pemula yang hadir setiap Selasa. Kata Mba Tarlen, pemilik Tobucil, "Namanya akan diubah jadi Klab Filsafat dan diselenggarakan setiap Senin. Nah yang Selasa itu seperti kuliah, Senin itu ngobrol-ngobrolnya. Tapi keduanya punya keselarasan topik." Meski demikian, Tobucil tidak menutup kemungkinan bagi siapapun untuk berbincang secara bebas di Tobucil. Ada hari Jumat sore yang disediakan dengan nama "Klab Jumat Sore". Bebas untuk siapa saja selama tidak membicarakan MLM, doktrin agama, atau partai politik. 

Klab Filsafat sendiri akan dimulai Senin tanggal 16 Januari hari ini jam 17.00-19.00 dengan tema "Motivator". 
Terima kasih sekali lagi untuk Madfal yang sudah menghangatkan Rabu sore di Tobucil! Seperti kata status Kang Fahmi suatu hari: "Pesta Filsuf ke-2 sudah usai. Yang tersisa hanya rindu"







Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin