8.3.12

Kelas Filsafat untuk Pemula: Penutupan yang Manis

Selasa, 5 Maret 2012

Seperti surat Al-Faatihah dan An-Naas, Azhari datang di penghujung Kelas Filsafat untuk Pemula sebagaimana ia datang di pembukaannya. Pada enam pertemuan diantara pembuka dan penutup, ia terus menerus absen oleh sebab kesibukan. Tapi itu tidak membuatnya kehilangan refleksi filosofis. Di penutupan ia bicara banyak, ia mengungkapkan banyak pendapat, dan tentu saja ia mengungkapkan semangat untuk mengikuti kelas berikutnya beserta janji: Tidak akan banyak bolos lagi.

Di penutupan kelas ini, Kang Rosihan Fahmi (Ami) memberikan review dari seluruh materi yang sudah diberikan. Kelas berjudul "Isu-Isu Modernitas" ini mula-mula membahas tentang agama, lalu manusia, ideologi, etika, sains, dan kritik. Seluruh peserta lengkap hadir, jumlahnya ada empat, yaitu Harun, Laressa, Rudi, dan Azhari. Sebetulnya ada satu lagi, Grace, tapi ia berangkat ke Riau untuk bekerja. 

Kang Ami memaparkan kembali kesemua materi dengan cepat namun padat, menyisakan diskusi yang asyik di penghujung pertemuan pamungkas tersebut. Laressa menyatakan betapa dunia hari ini menyuguhkan keberagaman, suatu perasaan akan pilihan-pilihan yang begitu majemuk di hadapan. Namun Kang Ami memintanya agar waspada, "Hati-hati, itu bukan keberagaman, tapi euforia. Karena kita seringkali dipaksa mengonsumsi." Misalnya, ada pilihan Blackberry atau Android, seolah itu adalah semacam keragaman. Namun cengkraman dunia sekitar mewajibkan kita untuk memilih satu diantara dua itu, sekedar untuk akses "memasuki dunia normal". 

Harun mengomentari modernitas dari sudut pandang seni, bahwa seni modern adalah hasrat, tapi sekaligus juga individualitas. Seni modern menggilai otentisitas, seniman, beserta tandatangannya. Namun pada era sekarang ini, seniman saja tidak cukup, harus ada peran medan sosial disana: Hubungan seniman-kurator-galeri dan juga kolektor. Sedangkan Azhari mengomentari dunia modern yang sedemikian materialistik, melupakan hal-hal yang mendasar dan esensial.

Pertemuan pamungkas ditutup dengan pembagian sertifikat. Ketika sertifikat pindah tangan dari sang tutor Kang Ami ke Rudi, salah seorang peserta, ada pesan terselip, "Rudi, bereskan skripsimu!" Yang kemudian disambut gelak tawa bersama. Sampai jumpa di Kelas Filsafat untuk Pemula berikutnya yang rencana dimulai 3 April!


Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin