2.4.12

Dibuka Kelas Cat Air Angkatan I

Cat Air karya R.E. Hartanto

Dibuka kelas Cat Air bersama mentor R.E. Hartanto
Kelas Dimulai Sabtu, 8 April 2012
Jadwal setiap Sabtu, Pk. 10.00 WIB
Biaya kelas Rp. 300.000 (untuk 6 kali pertemuan dan termasuk kertas untuk cat air)

Alat dan bahan yang perlu dibawa masing-masing oleh peserta:
Cat air, pensil mekanik, kuas, palet.

Informasi dan pendaftaran silahkan menghubungi:
Tobucil & Klabs Jl. Aceh No. 56 Bandung
Telp. 022 4261548 (Senin s/d Minggu, Pk. 09.00  s/d 20.00 WIB)

Tempat terbatas!

Sesudah mengadakan sebuah kelas uji-coba, kelas tracing, di Tobucil pada akhir tahun lalu, saya dan Tarlen memutuskan untuk membuka kelas cat air. Ini bukan diputuskan secara kebetulan karena kami memang mencari-cari materi yang bisa dibuatkan kelas di sana. Unggahan ini akan menjelaskan secara terperinci seperti apa kelas ini.

Berkaitan dengan kelas tracing yang pernah dibuat sebelumnya, kelas cat air ini juga akan mengacu pada fotografi untuk berkarya. Targetnya, setelah selesai mengikuti kelas ini para peserta akan mampu menerjemahkan foto menjadi karya cat air. Kedengarannya ambisius tapi sebenarnya tidak juga karena foto dalam hal ini akan dipilih yang tidak terlalu rumit dulu. Untuk kelas ini, obyek fotografi yang akan dipilih adalah berbagai jenis burung dan bunga.

Kelas ini akan dimulai dengan pengenalan teknik memindahkan bentuk dari foto ke atas kertas terlebih dahulu, dengan teknik tracing. Ini adalah semacam jalan pintas untuk membuat bentuk yang proporsional dalam waktu singkat. Dalam membuat karya fotografis, terutama bagi mereka yang ingin belajar dalam waktu singkat, teknik ini sangat esensial. Menyalin bentuk secara langsung, tanpa bantuan fotografi, akan memakan waktu bertahun-tahun. Target pada tahapan ini adalah mampu memindahkan obyek dari foto ke atas kertas secara (cukup) presisi.

Tahap kedua dari kelas ini adalah teknik aplikasi cat. Ada dua teknik yang dominan dalam cat air yaitu basah-di-atas-kering dan basah-di-atas basah. Dua teknik ini akan menghasilkan ekspresi yang sangat berbeda. Basah-di-atas-kering memungkinkan pengerjaan rinci dengan lebih baik sementara basah-di-atas-basah menghasilkan ekspresi yang lebih kuat. Keduanya akan dipelajari pada tahapan ini karena dalam melukis cat air secara fotografis, keduanya berguna.

Tahap ketiga adalah warna. Bagaimana cara membuat sebuah karya cat air yang indah hanya dengan menggunakan tiga warna? Bagaimana cara memaksimalkan 12 warna dalam satu set cat air yang kita punya? Apa itu warna primer, apa itu warna sekunder dan tersier? Bagaimana membuat ‘nada’ dalam komposisi karya kita. Apakah yang disebut dengan broken colors dan mengapa itu penting? Ini semua sebenarnya adalah materi kuliah nirmana dua dimensi sepanjang satu semester, lalu bagaimana para peserta bisa menguasainya dalam beberapa kali pertemuan saja? Itu karena yang diberikan dalam kelas ini adalah prinsip-prinsipnya saja. Bila prinsip-prinsip ini diterapkan dan para peserta melatih diri untuk berkarya terus, hasilnya pasti mengagumkan.

Tahap terakhir adalah gabungan dari ketiga teknik pertama. Bentuk yang telah disalin dari foto akan diberi warna dengan teknik aplikasi yang telah dipelajari. Sebagai tambahan, akan diberikan sebuah wawasan tentang cahaya sembari praktek. Fotografi disebut juga sebuah teknik melukis dengan cahaya. Masalah dalam berkarya fotografis semata-mata adalah masalah cahaya, masalah gelap-terang, masalah seni mendistribusikan gelap dan terang atau chiaroscuro, dalam bahasa Italia.

Dengan empat tahapan ini, diharapkan para peserta akan mampu menyerap prinsip-prinsip utama dalam melukis cat air secara fotografis. Karena kelas ini dibuka untuk umum, diharapkan hasil dari kelas ini bisa diaplikasikan dalam berbagai macam kebutuhan baik yang bersifat eksperimental maupun yang serius, misalnya berkarya untuk pameran. Namun tentu harus dipahami bahwa materi yang diberikan dalam enam kali pertemuan harus diulang oleh diri sendiri. Peserta yang termotivasi akan berlatih di rumah dan semakin sering berlatih, hasilnya tentu akan semakin baik.

Baiklah. Ini adalah jabaran deskriptif tentang kelas ini. Jabaran yang lebih teknis akan saya unggah lebih lanjut, mencakup: jadwal kelas, peralatan yang disediakan oleh kelas dan yang harus dibawa sendiri, di mana kita bisa membeli peralatan dan harganya, dan berapa biaya yang harus dibayar untuk bisa mengikuti kelas ini.

Peserta dalam satu kelas akan dibatasi antara 7 sampai 10 orang supaya fokus tetap terjaga dan semua peserta akan mendapat pekerjaan rumah yang wajib dikerjakan dan diperlihatkan pada pertemuan berikutnya. Oke, terima kasih perhatiannya.
Google Twitter FaceBook

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin