4.1.13

Dian Mayangsari: Pergi untuk Kembali

"Mayang, kopi ABC susu satu." 
"Mayang, teh."
"Mayang, lemon tea."

Dian Mayangsari

Seruan-seruan itu, per hari ini, tidak akan terdengar lagi. Dian Mayangsari alias Mayang, kasir Tobucil yang dikenal supel dan murah senyum -maka itu kerap menjadi sasaran jahil siapapun yang sedang kumpul komunitas di beranda- resmi mengakhiri masa kerjanya. Selama hampir dua tahun, Mayang identik dengan kasir yang kerap pasang kuping dari balik mejanya, untuk mendengarkan apa-apa yang sedang dibicarakan di beranda. Ia mengaku dapat sejumlah pengetahuan, termasuk sering tertawa-tawa sendiri di meja kasirnya jika mendengar ada yang lucu. Sebelum Mayang resign, sempat terjadi ngobrol singkat dari perempuan kelahiran Madiun yang berulangtahun 8 Desember ini.

Halo, Yang.
Halo.

Dari kapan sih kerja di Tobucil?
Dari bulan Maret 2011 hehe.

O, emangnya, sebelumnya, kerja dimana?
Pernah kerja di Potluck di perpustakaannya dua taun. Terus di C59 setaun. Abis itu ke Tobucil deh!

Awalnya bisa kerja di Tobucil gimana ceritanya?
Taunya dari Ajo Bacabaca. Dia kan sering main ke Tobucil. Trus jadinya tau deh kalau Tobucil lagi buka lowongan. Kebetulan waktu itu lagi gak ada kerjaan juga.

Di Tobucil ini, kerjanya apa aja?
Ya gitu, jaga toko, beresin toko, bikin laporan, bikin kopi, ngurusin toko online. Ya pokoknya gitu deh, seperti umumnya jaga toko gimana.

Oh gitu.
Iya, gitu.

Ada cerita apa nih sepanjang kerja di Tobucil?
Cerita menarik? Aduh banyak banget kalau diceritain. Paling berkesan sih jadi bisa ngerajut dan banyak temen baru.

Trus rencananya, setelah resign ini, mau ngapain?
Yah banyak. Mau serius ngajar, mau nerusin produksian, mau bikin toko, sama mau jalan-jalan sore.

Setelah resign, apakah masih mau ikut kegiatan-kegiatan Tobucil?
Mau dong! Masih mau ikutan Klab Filsafat, Kelas Foto Cerita, sama ikutan Crafty Days hehe banyak maunya yah.

Oke Mayang, berhubung tahun baru nih. Meski sudah resign, tapi kelihatannya Mayang masih sayang sama Tobucil. Mayang punya harapan gak untuk Tobucil di tahun 2013 ini?
Ada! Semoga Tobucil makin maju, makin sukses dan selalu menyenangkan. Semakin banyak juga kelasnya, semakin menginspirasi banyak orang. Pokoknya, biar kecil tapi menggigit! Hehe naon deui..

Oke, Yang, makasih banyak, semoga sukses dan terima kasih atas racikan kopi dan tehnya selama dua tahun ini yang penuh cinta  dan kasih sayang!
Haha naon deui.. Oke sama-sama, sampai jumpa!

Google Twitter FaceBook

2 comments:

R.E. Hartanto said...

Kalo ke Tobucil lagi mudah-mudahan masih sempat ketemu Mayang! :)

Livia "Lily" Meilani said...

sering2 main ke tobucil yah teh mayang :3

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin